DPRD: JJLS Kelok 23 Investasi Strategis Pembangunan Sisi Selatan DIY
Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Nur Subiyantoro menyatakan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 merupakan salah satu investasi infrastruktur strategis bagi pembangunan kawasan selatan provinsi DIY.
“Hari ini, 14 September, Kelok 23 mulai uji coba dibuka untuk umum sehingga bisa segera dilalui kendaraan. Kelok 23 ini merupakan investasi strategis bagi DIY,” kata dia usai kunjungan ke JJLS Kelok 23 wilayah Parangtritis, Kabupaten Bantul, DIY, Senin.
Menurut dia, kehadiran JJLS Kelok 23 yang menjadi penghubung antara Bantul dengan Gunungkidul serta infrastruktur strategis lainnya seperti Jembatan Pandansimo menjadi potensi baru bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan wilayah selatan DIY.
“Dengan adanya Kelok 23 dan jalur selatan ini membuka peluang-peluang yang sangat besar untuk pembangunan ekonomi maupun pembangunan wilayah di Jogja (Yogyakarta) sisi selatan,” katanya.
Dia mengatakan, potensi wisata kawasan selatan yang didominasi pemandangan pantai jadi keunggulan Kelok 23, sehingga perlu berpotensi untuk mengembangkan destinasi wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Menurut dia, pengembangan kawasan selatan DIY tidak hanya menjadi tanggung jawab satu daerah, tetapi membutuhkan sinergi antarpemerintah kabupaten DIY yang dilintasi JJLS, termasuk Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul.
“Tentu kita harapkan nanti pemerintah daerah baik yang ada di Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul yang view-nya adalah view pantai dikembangkan, karena tentunya potensi untuk pariwisata ini sangat besar,” katanya.
Pihaknya berharap potensi tersebut dapat dioptimalkan sehingga pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada pembangunan jalan, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Meski demikian, pihaknya mengingatkan masyarakat wisatawan agar tidak lengah ketika melintasi JJLS Kelok 23, dengan tidak berhenti di jalan, dan tetap berkonsentrasi dan mengutamakan keselamatan selama berada di jalur tersebut.
“Karena letaknya Kelok 23 ini sangat indah, view-nya adalah view pantai, maka pengguna jalan agar nanti tidak lengah ketika menggunakan jalan ini. Sambil berkendara tetap perhatikan lalu lintas, jangan abai keselamatan,” katanya.
Perwakilan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) DIY Sukiswadi mengatakan JJLS Kelok 23 dibuka untuk uji coba bagi masyarakat dari 14-20 September 2026, setelah periode tersebut, jalur akan kembali dievaluasi berdasarkan hasil pelaksanaan uji coba.
“Pada prinsipnya, gelombang tiga dinyatakan sudah selesai dan sudah dibuka untuk umum 14 September sampai 20 September. Selebihnya nanti akan ditutup kembali, kita evaluasi dari uji coba ini,” katanya.
