Prabowo Bawa Pulang Komitmen Investasi Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan
Presiden Prabowo Subianto mencatatkan capaian signifikan dalam lawatan kenegaraan ke Jepang dan Republik Korea dengan mengantongi komitmen investasi senilai total Rp575 triliun.
Dalam kunjungannya ke Jepang, Prabowo melakukan pertemuan kehormatan dengan Naruhito serta berdiskusi dengan Perdana Menteri Sanae Takaichi. Selain agenda kenegaraan, Prabowo juga menghadiri forum bisnis Indonesia–Jepang yang menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama senilai 23,63 miliar dolar AS atau sekitar Rp401,71 triliun.
Capaian tersebut diperkuat saat kunjungan ke Korea Selatan. Prabowo bertemu Presiden Lee Jae Myung dan menyepakati dorongan peningkatan hubungan bilateral ke level tertinggi. Dalam kunjungan ini, ditandatangani 10 nota kesepahaman (MoU) antarlembaga pemerintah serta 17 MoU antar pelaku usaha dengan total nilai 10,268 miliar dolar AS atau sekitar Rp174 triliun.
Kedua negara sepakat memperluas kemitraan komprehensif Indonesia–Korea Selatan menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, yang dinilai sebagai langkah bersejarah dalam hubungan bilateral.
Presiden Prabowo tiba kembali di Tanah Air usai merampungkan rangkaian kunjungan tersebut. Pesawat kepresidenan yang membawa rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/4/2026) pukul 23.55 WIB.
Kedatangan Prabowo disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra.
Kunjungan ini dinilai menegaskan keberhasilan diplomasi ekonomi Indonesia dalam memperkuat posisi di kawasan Asia. Komitmen investasi yang diperoleh diharapkan segera terealisasi guna mendorong penciptaan lapangan kerja, memperkuat industri nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
