Tak Disangka, Pengguna Ini Beli RTX 3080 Ti Bekas yang Ternyata Varian Langka

Seorang pengguna Reddit dengan akun Tommyjones91 membagikan pengalaman unik setelah membeli kartu grafis Nvidia GeForce RTX 3080 Ti bekas. Tanpa disadari, GPU yang ia beli ternyata merupakan versi langka yang tidak pernah dipasarkan secara resmi oleh Nvidia.

Dalam unggahannya, Tommyjones91 mengungkap bahwa ia membeli dua unit GPU yang secara fisik tampak identik dengan RTX 3080 Ti standar. Awalnya, ia tidak mencurigai apa pun hingga kartu grafis tersebut dipasang ke PC.

Masalah mulai muncul ketika sistem hanya mampu menampilkan gambar ke monitor, sementara driver resmi Windows maupun Nvidia gagal mengenali GPU tersebut. Proses instalasi driver pun selalu berujung gagal.

Untuk mencari tahu penyebabnya, ia menjalankan aplikasi GPU-Z. Hasilnya mengejutkan: kartu grafis tersebut terdeteksi sebagai RTX 3080 Ti dengan VRAM 20 GB, bukan versi ritel 12 GB yang selama ini dikenal publik.

Setelah ditelusuri, GPU tersebut diketahui merupakan engineering sample, yaitu unit pengujian internal Nvidia yang seharusnya tidak dijual ke konsumen. Karena tidak pernah dirilis secara resmi, RTX 3080 Ti 20 GB tidak memiliki device ID resmi, sehingga driver standar Nvidia tidak dapat mengenalinya.

Akhirnya, masalah tersebut berhasil diatasi dengan bantuan patcher pihak ketiga yang memungkinkan penambahan device ID secara manual. Dengan cara ini, Tommyjones91 sukses menginstal driver GeForce versi 581.94, dan GPU dapat beroperasi secara normal.

Bukan Kasus Pertama

Kemunculan RTX 3080 Ti 20 GB bukanlah hal baru. Awal 2025 lalu, varian Founders Edition dari GPU ini sempat muncul dalam lelang di eBay. Kartu grafis tersebut terjual dengan harga sekitar 1.999 dolar AS dan disertai label bertuliskan “Not for sale, for development only”.

Menurut laporan VideoCardz, rumor keberadaan RTX 3080 Ti 20 GB sebenarnya sudah beredar sejak Desember 2020, ketika sejumlah model terdaftar dalam basis data EEC milik Gigabyte.

Tak lama kemudian, firmware khusus untuk varian 20 GB juga sempat beredar secara anonim di situs TechPowerUp, menguatkan dugaan bahwa GPU ini memang sempat dipersiapkan untuk produksi terbatas.

Meski TechPowerUp mengandalkan sistem crowd-source untuk informasi GPU, entri RTX 3080 Ti 20 GB tercatat tanpa nama pengirim, berbeda dari entri GPU lainnya yang umumnya mencantumkan kontributor.

Pada akhirnya, Nvidia hanya merilis GeForce RTX 3080 Ti versi ritel dengan VRAM 12 GB pada Juni 2021. GPU berbasis arsitektur Ampere ini diposisikan sebagai alternatif lebih ringkas dari RTX 3090, dengan performa di atas RTX 3080.

Perbedaan Spesifikasi 12 GB vs 20 GB

Perbedaan utama kedua varian terletak pada kapasitas memori. RTX 3080 Ti 20 GB menawarkan VRAM lebih besar hingga 67 persen, tetapi menggunakan bus memori 320-bit, lebih sempit dibanding bus 384-bit pada versi 12 GB.

Konsekuensinya, bandwidth memori varian 20 GB justru lebih rendah, sekitar 760 GBps, dibandingkan 912 GBps pada model ritel.

Sejumlah analis menduga RTX 3080 Ti 20 GB awalnya disiapkan untuk bersaing dengan GPU AMD ber-VRAM besar, baik untuk gaming resolusi tinggi, komputasi berat, maupun penambangan kripto. Namun perubahan strategi dan segmentasi produk membuat GPU ini akhirnya batal dirilis ke pasar umum, sebagaimana dihimpun dari VideoCardz dan PCMag.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *