Kepala BGN Pastikan Anak Panti Asuhan Terima MBG Lewat Sekolah
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menjelaskan mekanisme penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Ia menyebut anak-anak tersebut menerima MBG melalui sekolah tempat mereka menempuh pendidikan.
Penjelasan tersebut disampaikan Sudaryono melalui kolom komentar pada akun Instagram @syamsulaco untuk merespons polemik mengenai anak-anak panti asuhan yang disebut tidak menerima manfaat program MBG.
“Diberikan MBG ditempat mereka bersekolah bang. Ada mekanisme & regulasinya. Mohon dukungan selalu,” tulis Sudaryono dalam kolom komentar, Sabtu (10/10/2026).
Hingga hari Minggu (11/10/2026), unggahan pada akun @syamsulaco tersebut telah memperoleh sekitar 151 ribu tanda suka, 10,8 ribu komentar, 8.351 repost, dan 8.412 kali dibagikan.
Sudaryono juga menjelaskan bahwa penyaluran MBG bagi balita dilakukan melalui posyandu.
“Untuk balita juga disalurkan melalui channel-channel MBG yaitu posyandu, yang juga merupakan salah satu saluran distribusi program,” kata Sudaryono dalam keterangan resmi BGN, dikutip Minggu (11/10/2026).
Melalui tanggapan tersebut, Sudaryono menekankan bahwa penyaluran MBG mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku.
Namun, ia tidak merinci lebih lanjut apakah anak-anak panti asuhan yang tidak bersekolah dapat menerima manfaat MBG melalui jalur distribusi lainnya.
BGN menyatakan program MBG merupakan upaya pemerintah mendukung pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak. Sosialisasi mengenai kriteria penerima manfaat dan jalur distribusi diperlukan agar masyarakat memahami mekanisme penyaluran program tersebut.
